Pernahkah Anda melihat batu yang bisa mengapung di atas air? Itulah batu apung atau pumice stone. Karena ringan dan berpori, material alam ini dipakai di banyak bidang: media tanam, filter kolam dan aquascape, campuran beton, kosmetik, bahan pembersih, hingga industri garmen.
Artikel ini membahas batu apung secara lengkap: pengertian, jenis, pilihan ukuran, fungsi, harga, dan cara pemesanan. Mughni Stone sudah lebih dari 20 tahun bergerak di bidang batu alam, dan batu apung adalah salah satu material yang kami sediakan, baik eceran maupun partai besar.
Apa Itu Batu Apung?
Batu apung adalah batuan vulkanik yang terbentuk dari pembekuan buih lava gunung berapi. Saat lava kaya gas keluar ke permukaan dan mendingin dengan sangat cepat, gelembung gas di dalamnya tidak sempat lepas. Gelembung itu terkunci dan menjadi pori-pori di seluruh bagian batu.
Hasilnya adalah batu yang berongga, sangat ringan, namun tetap memiliki struktur yang cukup kuat. Karena banyak rongga udara di dalamnya, batu apung mampu mengapung di permukaan air, selama pori-porinya belum terisi penuh oleh air.
Jenis-Jenis Batu Apung
Mughni Stone menyediakan tiga jenis batu apung berdasarkan warnanya.
1. Batu Apung Putih

Batu apung putih adalah jenis yang paling umum dan paling banyak digunakan. Pilihan ukurannya juga paling lengkap, dari butiran halus 1–3 mm sampai bongkahan 15–20 cm, sehingga cocok untuk kebutuhan hobi hingga industri.
2. Batu Apung Merah

Batu apung merah tersedia dalam ukuran butiran 7–9 mm dan 9–12 mm, serta ukuran bongkahan besar 10–60 cm. Warnanya yang berbeda sering dipilih saat Anda ingin tampilan media yang lebih berwarna.
3. Batu Apung Hitam

Batu apung hitam tersedia dalam pilihan ukuran yang sama dengan batu apung merah: 7–9 mm, 9–12 mm, dan 10–60 cm. Warna gelapnya memberi kontras yang kuat, misalnya sebagai penutup media tanam.
Perbandingan Singkat
| Jenis | Keterangan | Pilihan Ukuran |
|---|---|---|
| Putih | Paling umum, paling banyak digunakan | 1 mm sampai 20 cm (10 pilihan) |
| Merah | Warna merah | 7–9 mm, 9–12 mm, 10–60 cm |
| Hitam | Warna hitam | 7–9 mm, 9–12 mm, 10–60 cm |
Ukuran Batu Apung yang Tersedia

Ukuran sebaiknya disesuaikan dengan fungsi. Butiran kecil cocok untuk campuran media yang rapat, sedangkan butiran besar memberi rongga yang lebih lega untuk aliran air dan udara.
1. Batu Apung Putih
Butiran kecil (satuan mm)
- 1 – 3 mm
- 3 – 5 mm
- 5 – 7 mm
- 7 – 10 mm
Ukuran besar (satuan cm)
- 1 – 2 cm
- 2 – 3 cm
- 3 – 5 cm
- 5 – 7 cm
- 7 – 15 cm
- 15 – 20 cm
2. Batu Apung Merah
- 7 – 9 mm
- 9 – 12 mm
- 10 – 60 cm
3. Batu Apung Hitam
- 7 – 9 mm
- 9 – 12 mm
- 10 – 60 cm
Belum yakin ukuran mana yang pas? Ceritakan kebutuhan Anda kepada tim kami, kami bantu arahkan sebelum Anda memesan.
Fungsi Batu Apung
Sifat berpori membuat batu apung serbaguna. Berikut 7 fungsi utamanya.
1. Media Tanam dan Tanaman Hias
Batu apung populer sebagai campuran media tanam untuk tanaman yang tidak suka akar basah, seperti anggrek, kaktus, sukulen, dan aglonema. Porositasnya membantu sirkulasi udara di area akar, menjaga media tetap gembur, dan mengurangi risiko akar membusuk.
2. Filter (Kolam Ikan, Aquascape, Filter Air)
Rongga pada batu apung menjadi tempat hidup yang baik bagi bakteri baik (bakteri nitrifikasi) yang membantu mengurai amonia, sehingga air lebih jernih dan sehat. Karena itu batu apung banyak dipakai sebagai media filter kolam ikan, filter aquascape, dan filter air lainnya.
3. Konstruksi
Di bidang konstruksi, batu apung dimanfaatkan sebagai campuran agregat beton dan bahan bangunan lain yang membutuhkan bobot lebih ringan. Sifat berporinya juga membuatnya berguna sebagai bahan peredam suara dan insulasi.
4. Kosmetik
Permukaan batu apung yang kasar cocok untuk mengangkat sel kulit mati. Setelah dihaluskan, batu apung dapat menjadi campuran scrub dan produk kosmetik. Batu apung juga bisa dipakai langsung untuk menggosok tumit agar lebih halus.
5. Pembersih
Karena bersifat abrasif, batu apung dipakai sebagai campuran bahan pembersih, misalnya untuk produk penggosok dan pembersih permukaan.
6. Resapan
Rongga-rongga pada batu apung membantu air meresap dan tersaring, sehingga batu apung dapat dimanfaatkan sebagai material resapan.
7. Industri Garmen dan Industri Lainnya
Batu apung juga digunakan di industri garmen, misalnya pada proses pencucian kain, dan di berbagai industri lain yang memanfaatkan sifat abrasif dan ringannya.
Fungsi dan Ukuran yang Umum Dipilih
| Fungsi | Ukuran yang Umum Dipilih |
|---|---|
| Media tanam pot (sukulen, kaktus, aglonema) | Butiran kecil (3–10 mm) |
| Anggrek dan tanaman yang butuh drainase lega | Butiran sedang (7 mm sampai 3 cm) |
| Aquascape dan filter air skala kecil | Butiran kecil (1–7 mm) |
| Filter kolam ikan | Ukuran besar (2–7 cm) |
| Campuran agregat beton, resapan, industri | Sesuai kebutuhan proyek, konsultasikan dengan kami |
Tips Memilih dan Menyimpan Batu Apung
- Pilih ukuran sesuai fungsi. Ukuran terlalu halus untuk filter bisa menghambat aliran air, sedangkan ukuran terlalu besar kurang cocok untuk pot kecil.
- Cuci sebelum dipakai di air. Untuk akuarium atau kolam, bilas dulu agar debu halusnya tidak mengeruhkan air.
- Rendam jika ingin menenggelamkannya. Batu apung baru cenderung mengapung. Rendam beberapa waktu agar rongganya terisi air.
- Simpan di tempat kering. Simpan dalam karung atau wadah tertutup agar tidak lembap.
Harga Batu Apung
Mughni Stone melayani pembelian eceran maupun partai besar.
- Eceran: mulai dari Rp 7.500 per 500 gram.
- Karungan atau kubikan: tersedia harga khusus.
Harga dapat menyesuaikan jenis, ukuran, dan jumlah. Untuk penawaran terbaru, hubungi kami dan sebutkan jenis, ukuran, serta jumlah yang Anda butuhkan.
Cara Memesan
- Hubungi tim Mughni Stone melalui WhatsApp.
- Sampaikan kebutuhan Anda: jenis (putih, merah, atau hitam), ukuran, fungsi, dan jumlah.
- Terima rekomendasi dan penawaran harga.
- Lakukan pemesanan, lalu pesanan dikemas dan dikirim.
Pengiriman
- Jabodetabek dan sekitarnya: Mughni Stone memiliki armada khusus untuk pengiriman cepat.
- Luar kota: kami bekerja sama dengan ekspedisi, sehingga pesanan dapat dikirim ke seluruh Indonesia.
Butuh Suplai Batu Apung?
Baik untuk hobi tanaman, filter kolam, maupun kebutuhan proyek dalam jumlah besar, tim Mughni Stone siap membantu Anda memilih jenis dan ukuran yang tepat serta memberikan penawaran terbaik.
Konsultasi dan pesan batu apung via WhatsApp
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa itu batu apung?
Batu apung (pumice stone) adalah batuan vulkanik berpori yang terbentuk dari lava yang mendingin sangat cepat, sehingga gelembung gas terperangkap di dalamnya. Hasilnya batu yang ringan dan bisa mengapung di air.
Apa saja jenis batu apung?
Ada tiga jenis: batu apung putih (paling umum dan paling banyak digunakan), batu apung merah, dan batu apung hitam.
Apa saja ukuran batu apung putih?
Ukuran batu apung putih: 1–3 mm, 3–5 mm, 5–7 mm, 7–10 mm, 1–2 cm, 2–3 cm, 3–5 cm, 5–7 cm, 7–15 cm, dan 15–20 cm.
Apa saja ukuran batu apung merah dan hitam?
Batu apung merah dan hitam tersedia dalam ukuran 7–9 mm, 9–12 mm, dan 10–60 cm.
Apa fungsi batu apung?
Batu apung dipakai untuk media tanam dan tanaman hias, filter (kolam ikan, aquascape, filter air), konstruksi (campuran agregat beton), kosmetik (campuran scrub), pembersih, resapan, serta industri garmen dan industri lainnya.
Mengapa batu apung bisa mengapung di air?
Karena di dalamnya terdapat banyak rongga udara dari gelembung gas yang terperangkap saat lava membeku. Rongga ini membuat bobotnya rendah sehingga mengapung, selama pori-porinya belum penuh terisi air.
Berapa harga batu apung?
Harga eceran mulai dari Rp 7.500 per 500 gram. Untuk pembelian karungan atau kubikan tersedia harga khusus.
Apakah batu apung bisa dikirim ke luar kota?
Bisa. Untuk Jabodetabek dan sekitarnya tersedia armada khusus pengiriman cepat. Untuk luar kota, kami bekerja sama dengan ekspedisi sehingga dapat dikirim ke seluruh Indonesia.